Fungsi Shalat

February 25, 2010 § 3 Comments

Terdapat dua fungsi utama shalat dan satu fungsi tambahan

Shalatlah dengan berjamaah

Dua fungsi utama itu jika berhasil terlaksana maka orang yg melaksanakannya  adalah termasuk orang beruntung. Kedua fungsi tersebut adalah :

- Untuk membersihkan diri dari perbuatan kotor dan tercela

- Untuk mengingat allah

Kedua fungsi ini tercakup dalam firman allah :

قَدْ أَفْلَحَ مَنْ تَزَكَّى وَذَكَرَ اسْمَ رَبِّهِ فَصَلَّى (الاعلى)

Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri, dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia sembahyang

Allah saw (والله اعلم ) dalam ayat ini seolah-olah berkata “telah beruntunglah orang yang hendak membersihkan diri, dan hendak berdzikir mengingat nama Tuhannya  maka ia shalat” yakni dengan mentakdirkan lafadz أراد sebelum lafadz تَزَكَّى yg berarti hendak seperti yg sudah maklum dalam bahasa arab dimana kata kerja terkadang disebutkan namun yg dimaksud adalah hendak melakukan pekerjaan.

Untuk lebih jelasnya lagi mengenai fungsi pertama, simaklah firman allah :

وَأَقِمِ الصَّلَاةَ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ

Dan dirikanlah Shalat sesungguhnya shalat mencegah dari perbuatan tercela dan perbuatan munkar

Selain itu, banyak sekali hadist yang menyatakan bagaimana shalat dapat melebur dosa.

Sedang untuk fungsi kedua disebutkan dalam ayat :

واقم الصلاة لذكري

Dirikanlah shalat untuk mengingatku

Untuk memperjelas lagi simaklah firman allah :

قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ  الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ (المؤمنون)

Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam sembahyangnya

Jadi seperti halnya dalam surat Al-A’la  Allah menyebutkan bahwa orang yang membersihkan diri, dan berdzikir kepada Allah maka ia shalat adalah orang yang beruntung, maka pada firman Allah diatas, Allah menyebutkan bahwa orang mukmin yang shalatnya khusyuk adalah orang yang beruntung.

Pada ayat diatas dapat menjadi jelas bahwa shalat yang mampu menjalankan fungsinya yakni membersihkan diri dan berdzikir kepada allah sehingga yang melaksanakannya mendapat keberuntungan adalah shalat yang dilaksanakan dengan khusyuk.

Sedang fungsi tambahan shalat adalah sebagai wasilah untuk minta tolong kepada allah. Allah berfirman :

وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ (البقرة)

Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu

Sahabat ibn abbas ketika diberitahukan padanya perihal kematian putranya beliau langsung shalat (sunnah) dan setelah selesai beliau berkata انالله وانااليه راجعون lalu membaca ayat di atas.

Walaupun begitu tidak berarti fungsi ini hanya dilaksanakan pada waktu tertimpa musibah saja, namun juga ketika anda mempunyai hajat atau kepentingan. Karena itu rasulullah mengajarkan kepada kita apa yang oleh para ulama disebut shalat hajat.

Sekian   والله اعلم

Tagged: , , ,

§ 3 Responses to Fungsi Shalat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Fungsi Shalat at Spirit Islam Inside.

meta

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 28 other followers

%d bloggers like this: