Bagaimana Menolong Agama Allah

December 8, 2011 § 1 Comment

بسم الله الرحمن الرحيم

Agama Allah tidak bisa tegak begitu saja tanpa adanya usaha, karena itu Allah Swt memerintahkan kepada kita untuk menolong agamanya;

ياأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا كُونُوا أَنْصَارَ اللَّهِ كَمَا قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ لِلْحَوَارِيِّينَ مَنْ أَنْصَارِي إِلَى اللَّهِ قَالَ الْحَوَارِيُّونَ نَحْنُ أَنْصَارُ اللَّهِ

Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penolong (agama) Allah sebagaimana `Isa ibnu Maryam telah berkata kepada pengikut-pengikutnya yang setia: “Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku (untuk menegakkan agama) Allah?” Pengikut-pengikut yang setia itu berkata: “Kamilah penolong-penolong agama Allah”. (As-Shaff)

Maka bersambutlah para penghulu kita terhadap seruanNya, mulai dari zaman Nabi Muhammad Saw sampai sekarang;

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ نَبِيٍّ بَعَثَهُ اللَّهُ فِي أُمَّةٍ قَبْلِي إِلَّا كَانَ لَهُ مِنْ أُمَّتِهِ حَوَارِيُّونَ وَأَصْحَابٌ يَأْخُذُونَ بِسُنَّتِهِ وَيَقْتَدُونَ بِأَمْرِهِ

“Tidak ada seorang Nabi pun yang Allah utus di tengah-tengah umatnya sebelumku kecuali terdapat di kalangan ummatnya kaum hawariyun (para pengikut yang setia) dan para sahabat yang mengikuti sunnahnya dan mentaati perintahnya.” (Muslim) « Read the rest of this entry »

Keseharian Seorang Mukmin part1

October 25, 2011 § Leave a comment

بسم الله الرحمن الرحيم

Tulisan ini saya tulis bukan berarti saya telah mengamalkannya, tapi justru karena saya ingin mengamalkannya dengan harapan ketika saya rangkum, jadi lebih mudah untuk diamalkan. Wallahul-Musta’aan.

Bangun tidur

Bangunlah sebelum adzan Subuh berkumandang, yakni ketika waktu sahur, pada sepertiga malam yang akhir untuk bedzikir, membaca Alquran[1], berdoa dan meminta ampunan kepada Allah[2].  Ketika engkau bangun, usaplah mukamu untuk menghilangkan kantuk[3], lalu ucapkanlah;

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَمَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

“Segala puji bagi Allah Yang telah membangunkan kami setelah kami ditidurkan, dan kepada-Nya kami akan dibangkitkan.”[4] « Read the rest of this entry »

Cinta Dunia

October 18, 2011 § Leave a comment

بسم الله الرحمن الرحيم

Sesungguhnya perkara agung yang Rasul peringatkan kepada manusia adalah mentauhidkan Allah; menyembah Allah satu-satunya, dan mengingatkan Akhirat; bahwa hidup di dunia cuma sementara. Demikian karena ada saja orang yang sadar dan tahu tujuan hidupnya; menyembah Allah, akan tetapi kegemerlapan dunia membuatnya lupa. Maka jadilah ia menjual akhiratnya demi mendapat dunia, ia tinggalkan shalat demi cari uang, tinggalkan zakat karena takut uangnya berkurang, tidak mau berhaji karena tak mau rugi, ia gadaikan keyakinan demi jabatan, ia sebarkan kesesatan untuk mendapat bayaran, wanita senang buka-bukaan untuk mendapat perhatian, laki-laki saling bunuh demi mendapat pujaan hati… dsb. « Read the rest of this entry »

Mengapa Harus Belajar Bahasa Arab

September 16, 2011 § 2 Comments

Yang amat disayangkan dari sikap sebagian kaum muslimin adalah kesenangan dan kebanggaan mereka terhadap apa-apa yang datang dari orang-orang kafir dan menganggapnya simbol kemajuan, termasuk diantaranya adalah kebanggaan ketika mereka bisa menguasai bahasa mereka, yakni bahasa inggris. Mereka dengan bangganya memutar-mutar dan membelak-belokkan mulut seperti sapi ketika makan rumput ketika berbicara dengan bahasa Inggris disertai kebodohannya dalam bahasa Al-Quran, yakni bahasa Arab. Seolah kehidupan bagi mereka hanyalah kehidupan dunia saja, dengan begitu mereka ingin menguasainya untuk mendapatkan secuil harta dan kesenangan duniawi. Padahal dengan Al-Quran-lah kita mendapat petunjuk, hidayah dari Allah sehingga selamat dari kegelapan dunia maupun akhirat. Jika kita tidak mampu menguasai bahasa Arab, lalu bagaimanakah kita bisa mendapat petunjuk sedang kita tidak faham maknanya?? Mungkin sebagian menjawab “Bukankah sudah ada terjemahan Al-Quran?”, saya jawab; bahwa terjemahan Al-Quran banyak menimbulkan kesalahan pahaman bagi pembacanya yang justru dapat menyebabkan kesesatan. Menguasai bahasa Arab saja bukan jaminan anda bisa memahami Al-Quran secara langsung, apalagi cuma memakai terjemahan. Maka dari itu hendaklah kaum Muslimin mengambil bahasa Arab dikarenakan perkara-perkara berikut; « Read the rest of this entry »

Perilaku Ahli Kitab yang Ditiru Umat Islam Part 4 (Tamat)

August 26, 2011 § Leave a comment

Bagian sebelumnya

9-Melakukan Sihir

وَاتَّبَعُوا مَا تَتْلُو الشَّيَاطِينُ عَلَى مُلْكِ سُلَيْمَانَ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَا أُنْزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوتَ وَمَارُوتَ وَمَا يُعَلِّمَانِ مِنْ أَحَدٍ حَتَّى يَقُولَا إِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلَا تَكْفُرْ فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ وَمَا هُمْ بِضَارِّينَ بِهِ مِنْ أَحَدٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ وَيَتَعَلَّمُونَ مَا يَضُرُّهُمْ وَلَا يَنْفَعُهُمْ وَلَقَدْ عَلِمُوا لَمَنِ اشْتَرَاهُ مَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ وَلَبِئْسَ مَا شَرَوْا بِهِ أَنْفُسَهُمْ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

Dan mereka mengikuti apayang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan Sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan Sihir), hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan Sihir). Mereka mengajarkan Sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: “Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir”. Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan Sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya. Dan mereka itu (ahli Sihir) tidak memberi mudharat dengan Sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan Sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan Sihir, kalau mereka mengetahui. (Al-Baqarah 102) « Read the rest of this entry »

Perilaku Ahli Kitab yang Ditiru Umat Islam Part 3

August 20, 2011 § Leave a comment

Bagian sebelumnya

7-Meninggalkan Jihad

أَلَمْ تَرَ إِلَى الْمَلَإِ مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ مِنْ بَعْدِ مُوسَى إِذْ قَالُوا لِنَبِيٍّ لَهُمُ ابْعَثْ لَنَا مَلِكًا نُقَاتِلْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ هَلْ عَسَيْتُمْ إِنْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ أَلَّا تُقَاتِلُوا قَالُوا وَمَا لَنَا أَلَّا نُقَاتِلَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَقَدْ أُخْرِجْنَا مِنْ دِيَارِنَا وَأَبْنَائِنَا فَلَمَّا كُتِبَ عَلَيْهِمُ الْقِتَالُ تَوَلَّوْا إِلَّا قَلِيلًا مِنْهُمْ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِالظَّالِمِينَ

Apakah kamu tidak memperhatikan pemuka-pemuka Bani Israil sesudah Nabi Musa, yaitu ketika mereka berkata kepada seorang Nabi mereka: “Angkatlah untuk kami seorang raja supaya kami berperang (di bawah pimpinannya) di jalan Allah.” Nabi mereka menjawab: “Mungkin sekali jika kamu nanti diwajibkan berperang, kamu tidak akan berperang.” Mereka menjawab: “Mengapa kami tidak mau berperang di jalan Allah, padahal sesungguhnya kami telah diusir dari anak-anak kami?”. Maka tatkala perang itu diwajibkan atas mereka, merekapun berpaling, kecuali beberapa saja di antara mereka. Dan Allah Maha Mengetahui siapa orang-orang yang zalim. (Al-Baqarah 246)

Bahkan yang demikian ternyata telah terjadi pada masa Rasulullah ; « Read the rest of this entry »

Perilaku Ahli Kitab yang Ditiru Umat Islam Part 2

August 14, 2011 § Leave a comment

Bagian sebelumnya

4-Menyembunyikan dan Mengubah-ubah Firman Allah, Membuat mainan agama, Membuat kebohongan terhadap Allah dan Ghuluw (berlebihan dalam agama)

وَإِذْ أَخَذَ اللَّهُ مِيثَاقَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ لَتُبَيِّنُنَّهُ لِلنَّاسِ وَلَا تَكْتُمُونَهُ فَنَبَذُوهُ وَرَاءَ ظُهُورِهِمْ وَاشْتَرَوْا بِهِ ثَمَنًا قَلِيلًا فَبِئْسَ مَا يَشْتَرُونَ

Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil janji dari orang-orang yang telah diberi kitab (yaitu): “Hendaklah kamu menerangkan isi kitab itu kepada manusia, dan jangan kamu menyembunyikannya,” lalu mereka melemparkan janji itu ke belakang punggung mereka dan mereka menukarnya dengan harga yang sedikit. Amatlah buruknya tukaran yang mereka terima. (Ali Imron 187)

فَبِمَا نَقْضِهِمْ مِيثَاقَهُمْ لَعَنَّاهُمْ وَجَعَلْنَا قُلُوبَهُمْ قَاسِيَةً يُحَرِّفُونَ الْكَلِمَ عَنْ مَوَاضِعِهِ وَنَسُوا حَظًّا مِمَّا ذُكِّرُوا بِهِ وَلَا تَزَالُ تَطَّلِعُ عَلَى خَائِنَةٍ مِنْهُمْ إِلَّا قَلِيلًا مِنْهُمْ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاصْفَحْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

(Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuki mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka merobah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka kecuali sedikit diantara mereka (yang tidak berkhianat), maka maafkanlah mereka dan biarkan mereka, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. (Al-Maidah 13) « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing the Kajian Tafsir Dan Hadist category at Spirit Islam Inside.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 28 other followers