Maksud Dari Tafaqquh Fiddiin

May 12, 2010 § Leave a comment

adalah kenyataan pahit bahwa pengajaran Alquran dan Hadist merupakan menu kedua di dunia pesantren kita, itulah yang diantaranya melatari saya untuk menulis tulisan ini”

Banyak diantara kita dari kalangan santri maupun bukan yang salah memahami maksud dari hadist:

من يرد الله به خيراً يفقهه في الدين

Barang siapa yg Allah menghendaki kepadanya kebaikan, Allah akan memberinya pemahaman yg dalam tentang agama.

Mereka mengira bahwa yang dimaksud dari lafadz يفقهه في الدين adalah ilmu fiqih karena adanya persamaan asal kata فقه (fiqih) dan يفقهه, sehingga menyebabkan mereka merasa cukup hanya dengan ilmu fiqih dan celakanya menyebabkan mereka berpaling dari mempelajari Alquran dan sunnah rasul dan meninggalkan apa yang telah dilakukan para sahabat, tabi’in dan ulama’-ulama’ shaleh.

Anda dapat melihat orang-orang seperti ini mungkin sangat ahli dibidang fiqih, mengetahui halal-haramnya, tapi mereka meremehkan salat, ketika mereka mengerjakan salat, mereka mengerjakannya dengan malas dan tidak mengingat Allah didalamnya kecuali sedikit. Mereka justru melakukan perkara yang Allah larang dan meninggalkan apa yang diperintah Allah. Dan banyak pula beberapa dari kalangan santri yang akhirnya berubah Aqidahnya menjadi plural dan liberal (anda bisa lihat sendiri siapa saja yang paling getol menyuarakan paham-paham sesat liberal dan plural). Dan sedikit-demisedikit hal itu menggiring mereka kedalam panasnya neraka jahim. Maka maha benar Allah ketika Ia berfirman :

وَمَنْ يُعْرِضْ عَنْ ذِكْرِ رَبِّهِ يَسْلُكْهُ عَذَابًا صَعَدًا

Dan barangsiapa yang berpaling dari Dzikir Tuhannya (Alquran), niscaya akan dimasukkan-Nya ke dalam azab yang amat berat.

Maka jika demikian, apakah mungkin orang-orang ini adalah orang-orang yag dikehendaki kebaikan oleh Allah?!!

Karena dari itu perlu kami jelaskan bahwa yang dimaksud يفقهه في الدين (Allah akan memberinya pemahaman yg dalam tentang agama) adalah memberi pemahaman ilmu agama yang telah rasul bagi menjadi tiga ketika beliau berkata :

العلم ثلاثة فما سوى ذلك فهو فضل آية محكمة وسنة قائمة وفريضة

عادلة

İlmu ada tiga, selain yg tiga ini adalah tambahan; ayat yg muhkamah (jelas maknanya), sunnah yg tegak, Fara’idl yg adil.

Maka dengan tiga ilmu itulah kebaikan yang dijanjikan Allah dan rasulnya akan tercapai, Allah berfirman :

وَلَوْ عَلِمَ اللَّهُ فِيهِمْ خَيْرًا لَأَسْمَعَهُمْ

Kalau sekiranya Allah mengetahui kebaikan ada pada mereka, tentulah Allah memperdengarkan mereka (yakni memperdengarkan mereka kebenaran berupa Alquran dan sunnah rasul)

Yang dimaksud memperdengarkan disini bukan hanya membuat mereka mendengar saja, tapi juga membuat mereka tunduk dan menerima (karena kenyataannya banyak orang kafir yang telah mendengar Alquran tapi tetap kafir) sedang tidak mungkin seseorang tunduk dan menerima sebelum adanya pemahaman.

Begitu juga rasul telah menegaskan kebaikan dan keutamaan  ketiga Ilmu tersebut, beliau berkata:

خيركم من تعلم القرآن وعلمه

Sebaik-baik kalian adalah yg belajar Alquran dan mengajarkannya.

 

نضر الله عبدا سمع مقالتي فحفظها ووعاها وأداها

Allah menyinarkan wajah seorang hamba yg mendengar ucapanku, kemudian ia menghafalkannya, memahaminya dan menyampaikannya.

تعلموا الفرائض وعلموه الناس فإني امرؤ مقبوض وإن العلم سيقبض ويظهر الفتن حتى يختلف الائنان في الفريضة فلا يجدان من يفصل  بينهما

 Belajarlah Fara’idl dan ajarilah masyarakat tentangnya, karena sesungguhnya aku adalah seseorang yg akan meninggal, dan sesungguhnya ilmu akan dicabut dan tampaklah fitnah sehingga sampai dua orang berselisih dalam bagian warisan dan tidak menemukan orang yg memutuskan diantara keduanya

Maka Cukuplah ini sebagai peringatan bagi orang mukmin!

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُم الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا مُبِينًا

Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata. 

 

Tagged: , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Maksud Dari Tafaqquh Fiddiin at Spirit Islam Inside.

meta

%d bloggers like this: