Bagaimana Agar Dapat Beribadah Khusyu’

March 23, 2012 § 1 Comment

(Ini adalah postingan lama saya yang entah kenapa tiba-tiba hilang…..)

Salah satu nasehat imam ghozali dalam kitab Minhajul-‘Abidin adalah : untuk bisa beribadah dengan Khusyuk hendaklah dengan menyingkirkan pikiran-pikiran yang bersifat keduniaan.
Ya bagaimana kita bisa beribadah dengan khusyuk apabila kita masih memikirkan hutang kita? Masih memikirkan pekerjaan kita, proyek yang belum selesai, memikirkan anak istri serta segala sesuatu yang bersifat duniawi.

Lalu bagaimana mungkin kita tidak memikirkanya sedang perkara-perkara tersebut selalu hadir ditengah kita, begitu penting bagi kita dan tak mungkin meninggalkannya?

Ada satu cara (kelanjutan dari nasehat imam Ghozali) yaitu dengan bertawakkal kepada Allah memasrahkan semua urusan kepadanya, dan sekaligus yakin Ialah yang akan menyelesaikan semua urusan kita karena Allah telah berjanji dalam firmannya:

وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. (At-Thalaq 3)

Dan siapakah yang lebih menepati janji selain Allah?!

Allah adalah tuhan semesta alam, ia berkuasa atas segala sesuatu, jika ia menetapkan begini maka jadilah dan tidak mungkin bagi kita untuk melawan kuasaNya. Jadi bagaimana mungkin bagi seorang mukmin untuk berpegang pada benda duniawi seperti uang, merasa yakin kalau punya uang banyak ia akan tercukupi kebutuhannya. Bukankah kalau Allah menghendaki, uang itu akan menjadi tiada berguna baginya? Walaupun sebanyak apapun ia menguimpulkannya.

İtulah sebabnya orang yang benar-benar beriman kepada Allah, otomatis ia akan hanya bertawakkal kepadaNya. Dalam surat Al-Anfal Allah menyebutkan beberapa sifat orang mukmin diantaranya adalah hanya bertawakkal kepadaNya :

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آَيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. (Al-Anfal 2)

Dan karena itulah dalam beberapa ayat, setelah Allah menegaskan bahwa Ialah tuhan yg harus disembah dan tiada yang lain selainya, bahwasanya ialah yang mengatur alam semesta, tidak ada yang dapat menentang kehendakNya, bahwasanya semua kemanfaatan dan kemadlaratan adalah atas seijinNya, Ia memerintahkan kepada kita untuk hanya bertawakkal, hanya bersandarkan diri padaNya, tidak pada benda-benda materi selainNya.
Allah berfirman :

اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ

(Dia-lah) Allah tidak ada Tuhan selain Dia. Dan hendaklah orang-orang mukmin bertawakkal kepada Allah saja. (At-Thaghabun 13)

Juga dalam ayat :

رَبُّ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ فَاتَّخِذْهُ وَكِيلًا

(Dia-lah) Tuhan masyrik dan maghrib, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, maka ambillah Dia sebagai wakil. (Yakni dengan memasrahkan urusan anda kepadaNya).(Al-Muzammil 9)

Jadi hendaklah anda memasrahkan semua urusan anda kepada Allah jika ingin dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk. Hendaklah ingat untuk menjadikan Akhirat sebagai cita-cita anda, yakinlah bahwa allah tidak akan menelantarkan anda. Rasul bersabda :

من جعل الهموم هما واحدًا هم المعاد كفاه الله سائر همومه ومن تشعبت به الهموم من أحوال الدنيا لم يبال الله فى أى أوديتها هلك (رواه ابن ماجه)

Barang siapa menjadikan cinta-citanya satu cita-cita yaitu cita-cita akhirat, maka Allah akan mencukupi semua cita-citanya. Dan barang siapa terpecah-pecah cita-citanya berupa hal-hal duniawi, Allah tidak akan perduli di jurang-jurang dunia manakan ia celaka. (HR. Ibnu Majah)
Hal ini sesuai dengan firman Allah :

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا ، وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. (At-Thalaq 2-3)

Selain itu, hendaklah anda lebih mencintai Akhirat anda dari pada dunia. Dalam surat Ali Imron, sesudah Allah memberitahukan bahwa menusia itu dihiasi dengan kecintaan syahwat duniawi berupa wanita, anak, harta yang melimpah, kendaraan mewah, Allah memberitahukan kita bahwa ada hal yang lebih baik dari itu semua. Allah berfirman :

قُلْ أَؤُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرٍ مِنْ ذَلِكُمْ لِلَّذِينَ اتَّقَوْا عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَأَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ وَرِضْوَانٌ
مِنَ اللَّهِ وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِالْعِبَادِ

Katakanlah: “Maukah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?. “Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai; mereka kekal didalamnya. Dan (mereka dikaruniai) isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah. Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.

Setelah mengetahui firman ini masihkah anda mencintai dunia anda melebihi Akhirat anda??!

Tagged: , , , , , ,

§ One Response to Bagaimana Agar Dapat Beribadah Khusyu’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Bagaimana Agar Dapat Beribadah Khusyu’ at Spirit Islam Inside.

meta

%d bloggers like this: