Bagaimana Shalat Mencegah Kemungkaran

August 14, 2012 § Leave a comment

Allah Swt berfirman;

وَأَقِمِ الصَّلَاةَ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ

Dan dirikanlah Shalat, sesungguhnya Shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. Akan tetapi sesungguhnya mengingat Allah adalah lebih besar. (Al-Ankabut 45)

Imam Ibnu Katsir berkata mengenai Ayat ini;

يعني: أنالصلاةتشتملعلىشيئين: علىتركالفواحشوالمنكرات، وعلىذكراللهتعالى،وهوالمطلوبالأكبر

Yakni; Shalat mencakup atas dua perkara; mencakup atas meninggalkan perkara keji dan munkar, dan mencakup atas Dzikir (mengingat) Allah Ta’ala, itulah tujuan terbesar.[1]

Apa yang diucapkan oleh Imam Ibnu Katsir juga diucapkan oleh guru beliau yakni Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah.[2]

Shalat dapat mencegah kemunkaran adalah karena setiap amal mampu mendatangkan petunjuk dan ketakwaan;

وَالَّذِينَاهْتَدَوْازَادَهُمْهُدًىوَآتَاهُمْتَقْوَاهُمْ

Dan orang-orang yang mau menerima petunjuk, Allah menambah petunjuk kepada mereka dan memberikan mereka sifat ketaqwaan. (Muhammad 17)

Selain itu, ia mampu membersihkan dosa sehingga terjaga dari akibat buruknya berupa melakukan perbuatan dosa yang lain.

Allah berfirman;

إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ ذَلِكَ ذِكْرَى لِلذَّاكِرِينَ

Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat. (QS 11/114)

عَنْ مُعَاذٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُ يَا مُعَاذُ أَتْبِعْ السَّيِّئَةَ بِالْحَسَنَةِ تَمْحُهَا وَخَالِقْ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ

Dari Mu’adz; bahwasanya Rasulullah Saw berkata padanya; “Wahai Mu’adz ikutilah kejelekan dengan kebaikan dan bergaullah dengan sesama manusia dengan akhlak yang baik. (HR. Ahmad)

Dari itu Rasul Saw bersabda;

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ تَطَهَّرَ فِى بَيْتِهِ ثُمَّ مَشَى إِلَى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ لِيَقْضِىَ فَرِيضَةً مِنْ فَرَائِضِ اللَّهِ كَانَتْ خَطْوَتَاهُ إِحْدَاهُمَا تَحُطُّ خَطِيئَةً وَالأُخْرَى تَرْفَعُ دَرَجَةً

Dari Abu Hurairah Ra bahwasanya Rasulullah Saw bersabda; “Siapa yang berwudhu di rumahnya lalu berjalan menuju rumah di antara rumah-rumah Allah untuk menunaikan salah satu kewajiban (dari) Allah maka salah satu dari kedua langkahnya menghapus dosa-dosa dan yang lain meninggikan derajat.” (HR. Muslim).

عن ثوبان مولى رسول الله قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم-  عَلَيْكَ بِكَثْرَةِ السُّجُودِ لِلَّهِ فَإِنَّكَ لاَ تَسْجُدُ لِلَّهِسَجْدَةً إِلاَّ رَفَعَكَ اللَّهُ بِهَا دَرَجَةً وَحَطَّ عَنْكَ بِهَا خَطِيئَةً 

Dari Tsauban maula Rasulillah, Rasul Saw bersabda; Hendaklah kamu memperbanyak sujud kepada Allah, karena tidaklah kamu sekali sujud kepada Allah kecuali Allah mengangkat derajatmu dan menghapuskan darimu kesalahan (dosa). (HR Muslim).

Yakni diangkatnya derajat adalah dengan ditambahnya petunjuk dan ketakwaan.


[1] Tafsir Ibnu Katsir, dengan peringkasan.

[2] Lihat Madarijus Salikin, Ibnul Qayyim Al-Jauzi.

Tagged: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Bagaimana Shalat Mencegah Kemungkaran at Spirit Islam Inside.

meta

%d bloggers like this: