Seputar Hukum Natal

December 21, 2013 § Leave a comment

Larangan merayakan Natal dan sebagainya

Allah berfirman;

وَالَّذِينَ لَا يَشْهَدُونَ الزُّورَ وَإِذَا مَرُّوا بِاللَّغْوِ مَرُّوا كِرَامًا

72. dan orang-orang yang tidak menghadiri perbuatan dosa, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya. (Al-Furqan 72)

قال الحافظ ابن كثيرٍ رحمه الله في تفسير هذه الآية: قال أبو العالية و طاوس ومحمد بن سيرين والضحاك والربيع بن أنس وغيرهم: هي أعيادُ المشركين

Al-Hafidz Ibnu Katsir berkata mengenai tafsir ayat ini; “Berkata Abul-Aliyah, Thawus. Muhammad bin Sirin, Dhahhak, dan Rabi’ bin Anas ; Ia (Zuur) adalah hari raya kaum musyrikin.”

Sahabat ’Umar Ra berkata :

اجتنبوا أعداء الله في عيدهم

”Jauhilah hari-hari perayaan musuh-musuh Allah.” (Sunan al-Baihaqî).

Begitu juga putranya, yaitu Sahabat ’Abdullâh bin ’Umar Ra:

من بنى ببلاد الأعاجم وصنع نيروزهم ومهرجانهم ، وتشبه بهم حتى يموت وهو كذلك حُشِر معهم يوم القيامة

”Barangsiapa yang membangun rumah di negeri orang-orang kâfir, meramaikan peringatan hari raya nairuz (tahun baru) dan karnaval mereka serta menyerupai mereka sampai meninggal dunia dalam keadaan demikian. Ia akan dibangkitkan bersama mereka di hari kiamat.” (Sunan al-Baihaqî)

Berkata Qodli ‘Iyadl menyebutkan perkara-perkara kufur;

وكذا من فعل فعلا أجمع المسلمون أنه لا يصدر إلا من كافر وإن كان صاحبه مصرحا بالإسلام مع فعله كالسجود للصليب أو النار والمشي إلى الكنائس مع أهلها بزيهم من الزنانير وغيرها

“Begitu juga orang yang melakukan perbuatan yang kaum Muslimin sepakat bahwa ia tidak muncul kecuali dari orang kafir, walaupun pelakunya menyatakan Islam disertai perbuatannya itu, seperti sujud kepada salib, atau api, atau berjalan menuju gereja bersama para ahlinya dengan pakaian mereka berupa zananir (sabuk nashrani) dan lainnya.”

Al-Imam As-Suyuthi rahimahullah dalam Al-Amru Bil Ittiba berkata:

ومن البدع والمنكرات مشابهة الكفار وموافقتهم في أعيادهم ومواسمهم الملعونة، كما يفعل كثير من جهلة المسلمين

Termasuk bidah dan kemungkaran adalah sikap menyerupai (tasyabbuh) dengan orang-orang kafir dan mencocoki mereka dalam hari-hari raya dan perayaan-perayaan mereka yang dilaknat (oleh Allah). Sebagaimana dilakukan banyak kaum muslimin yang tidak berilmu tentang ilmu agama.

Beliau lalu berkata;

فمن ذلك خميس البيض، الذي تقدم ذكره، الذي يسمونه الخميس الكبير. وإنما هو الخميس الحقير، وهو عيد النصارى الأكبر، فجميع ما يحدثه المسلم فيه فهو من المنكرات.

Di antaranya adalah hari natal yang telah lewat penyebutannya, yang mereka sebut sebagai hari raya yang agung padahal ia hari raya yang hina, itulah hari raya kaum kristen nashrani terbesar. Maka seluruh yang diadakan kaum muslimin di dalam hari itu adalah termasuk kemungkaran.

Beliau juga berkata;

ومن ذلك تعطيل الوظائف الرئيسية من الصنائع والتجارات، وغلق الحوانيت، واتخاذه يوم راحة وفرح على وجه يخالف ما قبله وما بعده من الأيام. كل ذلك منكر وبدعة، وهو شعار النصارى فيه. فالواجب على المؤمن بالله ورسوله أن لا يحدث في هذا اليوم شيئاً أصلاً، بل يجعله يوماً كسائر الأيام.

Demikian juga dengan meliburkan pekerjaan pokok seperti pabrik-pabrik atau usaha perdagangan, menutup toko, dan menjadikannya sebagai hari istirahat dan hiburan dengan sengaja membedakan dari hari-hari sebelumnya dan sesudahnya. Semua itu termasuk kemungkaran dan bid’ah. Itu merupakan syiar kaum Kristen nashrani pada hari itu. Wajib atas seorang mukmin yang beriman dengan Allah dan Rasul-Nya untuk tidak melakukan perbuatan tersebut pada hari ini sama sekali, tetapi hendaknya memperlakukannya sebagaimana hari-hari biasa.

Hukum Ucapan Selamat Natal

Muslim: “Bagaimana
natalmu??”David: “Baik, kau tidak mengucapkan selamat
natal padaku??”Muslim: “Tidak. Agama kami menghargai
toleransi antar agama, termasuk agamamu. Tapi masalah ini,
agama saya melarangnya..!!”David: “Tapi kenapa??
Bukankah hanya sekedar kata2?? Teman2 muslimku yg lain
mengucapkannya padaku??”Muslim: “Mungkin mereka
belum mengetahuinya, David. Btw kau bisa mengucapkan
dua kalimat Syahadat??”David: “Oh tidak, saya tidak bisa
mengucapkannya… Itu akan mengganggu kepercayaan
saya..!!”Muslim: “Kenapa?? Bukankah hanya kata-kata?? Ayo,
ucapkanlah..!!”David: “Sekarang, saya mengerti..”

Ucapan selamat natal adalah haram dengan ijma’ ulama, karena ucapan itu menunjukkan adanya ridlo atau persetujuan terhadap perbuatan kufur. Islam adalah agama yang sangat tegas dalam memisah yang hak dan batil. Karena itu dalam Islam ucapan yang mengandung dosa adalah haram jika diucapkan dengan sengaja walau cuma sekadar bercanda, tidak serius, basa-basi, main-main dsb.

Nabi bersabda;

وَإِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ سَخَطِ اللَّهِ لَا يُلْقِي لَهَا بَالًا يَهْوِي بِهَا فِي جَهَنَّمَ

Dan sungguh, seorang hamba mengucapkan sebuah kalimat yang dibenci oleh Allah, suatu kalimat yang ia tidak meperdulikannya, namun dengannya Allah melemparkannya ke dalam neraka.” (Bukhari)

Bukankah Allah Swt sangat marah dengan kaum yang menisbatkan anak padanya?

وَقَالُوا اتَّخَذَ الرَّحْمَٰنُ وَلَدًا [١٩:٨٨]لَّقَدْ جِئْتُمْ شَيْئًا إِدًّا [١٩:٨٩]تَكَادُ السَّمَاوَاتُ يَتَفَطَّرْنَ مِنْهُ وَتَنشَقُّ الْأَرْضُ وَتَخِرُّ الْجِبَالُ هَدًّا [١٩:٩٠]أَن دَعَوْا لِلرَّحْمَٰنِ وَلَدًا [١٩:٩١]

19: 88. Dan mereka berkata: “Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) seorang anak.” 89. Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar 90. hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh 91. karena mereka menda’wakan bahwa Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak. (Maryam)

Jadi bagaimana mungkin mengucapkan selamat untuk kekufuran mereka? untuk perayaan yang disitu diseru-serukan adanya penisbatan anak Tuhan….. Tidak, sama sekali tidak! kecuali jika memang engkau memang hendak menengok kedalam isi neraka jahannam…!!

Kunci dari menjaga kerukunan antar adalah saling memahami dan pengertian. Tidak memaksakan keyakinan yang diantaranya adalah memaksakan ucapan selamat natal.

Natal Islami Munkinkah??

Sebagian orang yang bergelar kyai membolehkan merayakan natal dengan syubhat bahwasanya natal adalah hari kelahiran yesus atau nabi Isa, jadi, merayakan natal sama seperti merayakan kelahiran nabi Muhammad. Sebuah syubhat yang sangat lemah melebihi jaring laba-laba, dimana setiap mukmin akan langsung tahu akan kebatilannya, dan tidakklah seseorang berpegang kepada syubhat itu, kecuali orang yang punya penyakit di hatinya.

Pertama, bagaimana mereka bisa menyamakan maulid Nabi yang telah menjadi syiar kaum muslimin dengan natal yang menjadi syiarnya kafirin? apakah sama antara islam dan kufur? biarpun keduanya sama2 nabi, tapi salah satu merayakannya atas dasar ia adalah seorang manusia yang diutus Ilahnya, sedang satunya atas dasar anggapan ia adalah tuhan yang berwujud manusia.

Kedua, bagaimana mungkin yang demikian bisa diperbolehkan? Bukankah Shalat menyembah Allah dalam waktu dimana orang kafir beribadah kepada tuhan mereka itu dilarang dengan alasan tasyabbuh?

Rasul Saw bersabda;

صَلِّ صَلاَةَ الصُّبْحِ ثُمَّ أَقْصِرْ عَنِ الصَّلاَةِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ حَتَّى تَرْتَفِعَ، فَإِنَّهَا تَطْلُعُ حِيْنَ تَطْلُعُ بَيْنَ قَرْنَيْ شَيْطَانٍ، وَحِيْنَئِذٍ يَسْجُدُ لَهَا الْكُفَّارُ

“Kerjakanlah shalat subuh kemudian tahanlah dari mengerjakan shalat ketika matahari terbit sampai tinggi karena matahari terbit di antara dua tanduk setan dan ketika itu orang-orang kafir sujud kepada matahari. (HR. Muslim)

apalagi dengan yang hari raya mereka yang merupakan Syi’ar agung kekufuran mereka.

Dari sini imam Suyuti berkata;

فمن ذلك خميس البيض، الذي تقدم ذكره، الذي يسمونه الخميس الكبير. وإنما هو الخميس الحقير، وهو عيد النصارى الأكبر، فجميع ما يحدثه المسلم فيه فهو من المنكرات.

Di antaranya adalah hari natal yang telah lewat penyebutannya, yang mereka sebut sebagai hari raya yang agung padahal ia hari raya yang hina, itulah hari raya kaum kristen nashrani terbesar. Maka seluruh yang diadakan kaum muslimin di dalam hari itu adalah termasuk kemungkaran.

Yakni segala sesuatu yang diadakan kaum muslimin, yang dapat menunjukkan adanya pengistimewaan hari itu bahkan jika itu dalam bentuk ibadah, seperti memperbanyak sedekah pada hari natal adalah HARAM.

Tagged: , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Seputar Hukum Natal at Spirit Islam Inside.

meta

%d bloggers like this: