Beberapa Pelajaran dari Kisah Nabi Yusuf

July 14, 2015 § Leave a comment

Sesungguhnya ada beberapa tanda-tanda kekuasaan Allah pada (kisah) Yusuf dan saudara-saudaranya bagi orang-orang yang bertanya.

Beberapa pelajaran dari kisah Nabi Yusuf Alaihissalam

Ketika Yusuf dibuang kesumur, kemudian dijual kepada pembesar Mesir, kemudian ia merawat Yusuf dengan baik, lalu ketika ia dewasa istri pembesar itu merayunya untuk berbuat kotor, apa jawaban Yusuf:

مَعَاذَ اللَّهِ إِنَّهُ رَبِّي أَحْسَنَ مَثْوَايَ إِنَّهُ لَا يُفْلِحُ الظَّالِمُونَ

“Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku telah memperlakukan aku dengan baik.” Sesungguhnya orang-orang yang zalim tiada akan beruntung”.

Begitu juga engkau, sudah dibaiki sedimikian rupa oleh Allah maka tak pantas bagimu untuk mendurhakaiNya

——————-

Ketika Yusuf dikeluarkan dari penjara, Raja Mesir mengajak berbincang Yusuf yang dari situ ia Tahu sifat-sifat utama Yusuf dan mengangkatnya menjadi Wazir.

وَقَالَ الْمَلِكُ ائْتُونِي بِهِ أَسْتَخْلِصْهُ لِنَفْسِي فَلَمَّا كَلَّمَهُ قَالَ إِنَّكَ الْيَوْمَ لَدَيْنَا مَكِينٌ أَمِينٌ

Dan raja berkata: “Bawalah Yusuf kepadaku, agar aku memilih dia sebagai orang yang rapat kepadaku.” Maka tatkala raja telah bercakap-cakap dengan dia, dia berkata: “Sesungguhnya kamu (mulai) hari ini menjadi seorang yang berkedudukan tinggi lagi dipercayai pada sisi kami.”

Begitu juga engkau, jika ingin mengenal Rabbmu maka ajaklah ia berbincang melalui KalamNya, pahamilah ucapanNya, niscaya dibukakan pintu-pintu Makrifat yang luasnya tiada terkira. Yang akan membuatmu mencicpi kelezatan surga walaupun engkau belum pernah kesana.

——————-

Ketika Saudara-Saudara Yusuf diutus oleh Sang Ayah; Ya’qub, untuk mencari informasi perihal Yusuf dan Bunyamin, mereka datang ke Yusuf sang  wazir sembari berkata:

يَا أَيُّهَا الْعَزِيزُ مَسَّنَا وَأَهْلَنَا الضُّرُّ وَجِئْنَا بِبِضَاعَةٍ مُزْجَاةٍ فَأَوْفِ لَنَا الْكَيْلَ وَتَصَدَّقْ عَلَيْنَا إِنَّ اللَّهَ يَجْزِي الْمُتَصَدِّقِينَ

“Hai Al-Aziz, kami dan keluarga kami telah ditimpa kesengsaraan dan kami datang membawa barang-barang yang tak berharga, maka sempurnakanlah sukatan untuk kami, dan bersedekahlah kepada kami, sesungguhnya Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bersedekah.”

Begitu pula posisi seorang mukmin memandang amalnya sebagai “Barang tak berharga” karena banyaknya cacatnya, apalagi jika dibandingkan dengan keagungan Allah dan fadlalNya yang tiada terkira. Akan tetapi ia tetap tidak melepas harapan dari kemurahan Rabbnya, dan meminta agar disempurnakan pahala amalnya, karena Allah adalah sebaik dzat yang membalas kebaikan walau sedikit.

Tagged: , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Beberapa Pelajaran dari Kisah Nabi Yusuf at Spirit Islam Inside.

meta

%d bloggers like this: