Tentang Ilmu dalam Al-Quran (Bag. 1)

February 10, 2017 § Leave a comment

Bismillah…unnamed

Pembahasan pertama: Ilmu dan Syahadat

Allah berfirman:

شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ وَالْمَلَائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

Allah bersaksi bahwasanya tidak ada Ilah kecuali Dia (yang berhak disembah), Yang menegakkan keadilan, dan para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga bersaksi yang demikian itu). Tak ada Ilah kecuali Dia (yang berhak disembah), Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Ali Imron 18)

Ayat diatas menunjukkan pengakuan Allah atas Syahadat (kesaksian) Ahli Ilmu, mengapa? Karena kesaksian bukanlah sekedar ucapan pernyataan, dalam hal ini pernyaatan bahwa tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali Allah, akan tetapi kesaksian adalah pernyataan yang dibarengi dengan Ilmu (pengetahuan), yakni mengetahui dengan yakin dan pasti melalui bukti-bukti dan dalil yang menunjukkah kebenaran bahwa hanyalah Allah, Rabb yang berhak disembah. Maka dari itu, yang sudah pasti dapat melakukan kesaksian yang demikian hanyalah para Ahli Ilmu.

Secara analoginya, seorang yang bersaksi dipengadilan tentang kasus pencurian misal, haruslah ia mengetahui sendiri kejadiannya, atau paling tidak dia punya bukti meyakinkan siapa pelakunya. Jika tidak, tentu hakim akan dengan tegas menolak kesaksiannya. Begitu pula kesaksian kita bahwa tidak ada Rabb yang berhak disembah selain Allah, kita harus tahu sendiri dari mana kita berucap demikian, jika ingin kesaksian kita diterima oleh Allah taala. Karena itu dalam surat Yusuf Allah menceritakan ucapan saudara-saudara Nabi Yusuf:

وَمَا شَهِدْنَا إِلَّا بِمَا عَلِمْنَا وَمَا كُنَّا لِلْغَيْبِ حَافِظِينَ

Dan kami tidak bersaksi kecuali dengan apa yang kami ketahui, dan sekali-kali kami tidak dapat menjaga (mengetahui) barang yang ghaib. (Yusuf 81)

Karena itu menjadi wajib bagi kita agar diakui Syahadat kita untuk menuntut ilmu, yakni ilmu yang mampu menguatkan keimanan kita, yang mampu membuat kita yakin dan semakin kuat keyakinannya, bahwasanya tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali hanya Allah semata dan Muhammad adalah utusanNya (yaitu Ilmu Al-Quran dan Sunnah, InsyaAllah akan kami bahas dalam pembahasan-pembahasan berikutnya).

Tagged: , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Tentang Ilmu dalam Al-Quran (Bag. 1) at Spirit Islam Inside.

meta

%d bloggers like this: