Iman dalam Al-Quran (Bag. 2)

August 13, 2017 § Leave a comment

quranmuhammad

Pembahasan kedua: iman dari segi Syari’at

Iman dalam Istilah Syariat adalah percaya dengan hati dan lisan, dan taat dengan menjalankan perintah Allah dan RasulNya, serta menjauhi larangannya. Adapun Dalil adanya Iman adalah dengan hati adalah Firman Allah:

يَا أَيُّهَا الرَّسُولُ لَا يَحْزُنْكَ الَّذِينَ يُسَارِعُونَ فِي الْكُفْرِ مِنَ الَّذِينَ قَالُوا آمَنَّا بِأَفْوَاهِهِمْ وَلَمْ تُؤْمِنْ قُلُوبُهُمْ

Hari Rasul, janganlah hendaknya kamu disedihkan oleh orang-orang yang bersegera (memperlihatkan) kekafirannya, yaitu diantara orang-orang yang mengatakan dengan mulut mereka:”Kami telah beriman”, padahal hati mereka belum beriman; (Al-Maidah 51)

قَالَتِ الْأَعْرَابُ آمَنَّا قُلْ لَمْ تُؤْمِنُوا وَلَكِنْ قُولُوا أَسْلَمْنَا وَلَمَّا يَدْخُلِ الْإِيمَانُ فِي قُلُوبِكُمْ

Orang-orang Arab Badui itu berkata: “Kami telah beriman.” Katakanlah: “Kalian belum beriman, tapi katakanlah ‘kami telah berislam’, dan belumlah iman itu masuk ke dalam hati kalain; (Al-Hujuratt 14)

Dua ayat diatas menunjukkah bahwa iman bukanlah sekedar ucapan tapi harus ada pembuktian.

Adapun adanya Iman dengan ucapan adalah karena firman Allah:

قُولُوا آمَنَّا بِاللَّهِ وَمَا أُنْزِلَ إِلَيْنَا وَمَا أُنْزِلَ إِلَى إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ وَالْأَسْبَاطِ وَمَا أُوتِيَ مُوسَى وَعِيسَى وَمَا أُوتِيَ النَّبِيُّونَ مِنْ رَبِّهِمْ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْهُمْ وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ

Katakanlah : “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma’il, Ishaq, Ya’qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Rabb mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun diantara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya. (Al-Baqarah 136)

Dan juga sabda Nabi:

أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَقُولُوا: لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، فَمَنْ قَالَ: لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، فَقَدْ عَصَمَ مِنِّي مَالَهُ، وَنَفْسَهُ، إِلَّا بِحَقِّهِ وَحِسَابُهُ عَلَى اللهِ

“Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka mengucapkan “Laa ilaaha illa allooh), maka barangsiapa telah mengucapkan Laa ilaaha illa allooh, berarti dia telah menjaga hartanya dan dirinya dariku, kecuali dengan haknya, sedangkan perhitungannya atas Allah” (Muttafaq Alaih)

Dan adapun adanya Iman dengan Taat adalah karena firman Allah:

قُلْ أَطِيعُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْكَافِرِينَ

Katakanlah: “Ta’atilah Allah dan Rasul-Nya; jika kalian berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir.” (Ali Imron 32)

وَيَقُولُونَ آمَنَّا بِاللَّهِ وَبِالرَّسُولِ وَأَطَعْنَا ثُمَّ يَتَوَلَّى فَرِيقٌ مِنْهُمْ مِنْ بَعْدِ ذَلِكَ وَمَا أُولَئِكَ بِالْمُؤْمِنِينَ

Dan mereka berkata: “Kami telah beriman kepada Allah dan rasul, dan kami mentaati (keduanya). Kemudian sebagian dari mereka berpaling sesudah itu, sekali-kali mereka itu bukanlah orang-orang yang beriman. (An- Nur 47)

Dua ayat diatas menunjukkan bahwa orang yang berpaling dari taat kepada Allah dan RasulNya –walaupun mengaku-ngaku Iman, adalah orang kafir, tidak diakui sebagai orang mukmin, ini menunjukkan bahwa taat adalah bagian dari Iman.

Rasul Saw juga bersabda:

الإِيمَانُ بِضْعٌ وَسَبْعُونَ شُعْبَةً، وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنَ الْإِيمَانِ

Iman itu ada tujuh puluh tiga sampai sembilang cabang, dan malu (berbuat maksiat) adalah cabang dari Iman. (Muttafaq Alaih)

Hadits diatas menunjukkan bahwa amal-amal ketataan adalah bagian dari Iman. Mengapa? Karena adanya amal-amal tadi dalam pribadi seorang mukmin adalah bukti bahwa ia Iman kepada Allah, percaya adanya hari akhir, hari pembalasan, percaya adanya surga dan neraka, dsb, dimana dengan adanya rasa percaya itulah timbullah amal-amal.

Tagged: , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Iman dalam Al-Quran (Bag. 2) at Spirit Islam Inside.

meta

%d bloggers like this: