Iman dalam Al-Quran (bag.6)

September 22, 2017 § Leave a comment

Pembahasan keenam: Menumbuhkan Pohon Iman; Hubungan Antara Iman Hidayah Allah

13445562845_7a4bbeee4d_z

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ يَهْدِيهِمْ رَبُّهُمْ بِإِيمَانِهِمْ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهِمُ الْأَنْهَارُ فِي جَنَّاتِ النَّعِيمِ

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, Rabb mereka memberi petunjuk pada mereka karena keimanan mereka, di bawah mereka mengalir sungai- sungai di dalam syurga yang penuh kenikmatan. (Yunus 9)

—————-

Adapun Sinar matahari, maka bagi pohon iman, sinar itu adalah sinar hidayah dari Allah dzat yang menjadi cahaya langit dan bumi. « Read the rest of this entry »

Iman dalam Al-Quran (bag. 5)

September 22, 2017 § Leave a comment

Cinta_Sunnah_Kitab_Hadits_ShohihPembahasan kelima: Menumbuhkan Pohon Iman; Hubungan Antara Iman dan Ilmu

Adapun air bagi tanaman, maka sebuah tanaman tak akan bisa tumbuh tanpa adanya air yang tersiram. Dan bagi pohon iman, air itu adalah ilmu, Rasul Saw bersabda:

إِنَّ مَثَلَ مَا بَعَثَنِيَ اللهُ بِهِ عَزَّ وَجَلَّ مِنَ الْهُدَى، وَالْعِلْمِ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَصَابَ أَرْضًا، ِ

Permisalan petunjuk dan ilmu yang Allah mengutusku dengannya adalah bagai hujan yang mengenai tanah. (Bukhari-Muslim)

Dalam berapa ayat Al-Quran, kita akan menemukan bagaimana Allah menghubungkan Ilmu –utamanya ilmu Al-Quran, sebagai air hujan. Seperti dalam surat An-Nahl ketika Allah menyebut tentang turunnya Al-Quran, maka ayat berikutnya menyebut tentang hujan. « Read the rest of this entry »

Iman dalam Al-Quran (bag.4)

September 10, 2017 § Leave a comment

311b1fd0d6a8ac0d97629e3b89950f0e

Pembahasan keempat: Menumbuhkan Pohon Iman; Hubungan Antara Iman dan Makanan Halal

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ وَاشْكُرُوا لِلَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

Hai orang-orang yang beriman, makanlah dari rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kalian menyembah. (Al-Baqarah 172)

———–

Jika Iman adalah pohon -begitu juga jika seorang Mukmin Ibarat pohon, maka sebuah pohon agar tumbuh dengan baik memerlukan 3 hal, « Read the rest of this entry »

Iman dalam Al-Quran (bag. 3)

August 14, 2017 § Leave a comment

pohon-yang-baikPembahasan ketiga; Iman dan Mukmin Laksana Pohon yang baik

Pada pembahasan sebelumnya telah disebutkan bahwa Iman terdiri dari tiga bagian, yaitu percaya, pernyataan syahadat, dan amal-amal shalih. Jadi, bisa diibaratkan Iman itu laksana pohon, akarnya yang menancap kuat adalah Tashdiiq (percaya), batangnya yang kokoh adalah pernyataan “La ilaaha Illa Allah, Muhammad Rasulullah”, dan cabang-cabangnya yang menjulang ke langit adalah amal-amal shalihat. Seperti yang Allah firmankan dalam kitabNya:

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا كَلِمَةً طَيِّبَةً كَشَجَرَةٍ طَيِّبَةٍ أَصْلُهَا ثَابِتٌ وَفَرْعُهَا فِي السَّمَاءِ ۞ تُؤْتِي أُكُلَهَا كُلَّ حِينٍ بِإِذْنِ رَبِّهَا وَيَضْرِبُ اللَّهُ الْأَمْثَالَ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ

Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik (la ilaha illa allaha) seperti pohon yang baik, batangnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit, pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Rabbnya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat. (Ibrahim 24-25) « Read the rest of this entry »

Iman dalam Al-Quran (Bag. 2)

August 13, 2017 § Leave a comment

quranmuhammad

Pembahasan kedua: iman dari segi Syari’at

Iman dalam Istilah Syariat adalah percaya dengan hati dan lisan, dan taat dengan menjalankan perintah Allah dan RasulNya, serta menjauhi larangannya. Adapun Dalil adanya Iman adalah dengan hati adalah Firman Allah:

يَا أَيُّهَا الرَّسُولُ لَا يَحْزُنْكَ الَّذِينَ يُسَارِعُونَ فِي الْكُفْرِ مِنَ الَّذِينَ قَالُوا آمَنَّا بِأَفْوَاهِهِمْ وَلَمْ تُؤْمِنْ قُلُوبُهُمْ

Hari Rasul, janganlah hendaknya kamu disedihkan oleh orang-orang yang bersegera (memperlihatkan) kekafirannya, yaitu diantara orang-orang yang mengatakan dengan mulut mereka:”Kami telah beriman”, padahal hati mereka belum beriman; (Al-Maidah 51) « Read the rest of this entry »

Tentang Ilmu dalam Al-Quran (bag.10)

August 6, 2017 § Leave a comment

Pembahasan kesepuluh: Peran Ahli Ilmu menurut Al-Quran

ilustrasi-pendidikan-tempo-duluPada intinya tugas ‘Ulama adalah sama dengan tugas Nabi-nabi, karena seperti sabda Rasul Saw; “Ulama adalah perwaris para Nabi”. Bukan hanya sebagai pewaris Ilmu tapi juga tugas dan kedudukan Nabi dalam kaumnya. Jadi setiap ayat yang menunjukkan tugas para nabi, maka hendak pula demikian para ‘Ulama. Seperti halnya Nabi mengajak pada Allah, melarang untuk menyekutukan dan mendurhakaiNya maka begitu pula tugas para ‘Ulama.

Ahli ilmu harus bisa menjadi contoh dan panutan dalam masyarakat, seperti halnya Nabi menjadi contoh bagi umatnya.

أُولَئِكَ الَّذِينَ هَدَى اللَّهُ فَبِهُدَاهُمُ اقْتَدِهْ.

Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka. (Al-An’am 90) « Read the rest of this entry »

Iman dalam Al-Quran

August 6, 2017 § Leave a comment

makiyah-madaniyah-2-e1466563982670

Pembahasan pertama: iman dari segi Bahasa

Dari segi Bahasa Iman berasal dari kata أمن (amina) yang berarti aman. Kata آمنه (Aamanahu) berarti memberi aman, dari sini salah satu nama Allah berasal  المؤمن (Al-Mukmin), yang berarti Dzat yang memberi aman. Sedangkan  آمن به (Aamana bihi) berarti percaya yang disertai rasa aman, dan آمن له (Amana lahu) berarti percaya yang selain disertai rasa aman, juga disertai persetujuan atau sikap tunduk. Bisa dikatakan bahwa  (آمن) Aamana asal maknanya berarti masuk kedalam kondisi aman, seperti  (أصبح) Ashbaha dan (أمسى) Amsaa, yang berari masuk kedalam waktu pagi atau sore. Dari sini  (آمن) Aamana punya makna percaya, karena adanya rasa aman adalah jika ada kepercayaan, dan tidak mungkin orang merasa aman tentram ketika masih ada keraguan.

Dalam penggunaannya kata (آمن به) Aamana bihi (dengan huruf bak) digunakan pada berita-berita, karena itu ia digunakan untuk hal-hal yang wajib diimani dalam syari’at, seperti firman Allah: « Read the rest of this entry »