Seputar Hukum Natal

December 21, 2013 § Leave a comment

Larangan merayakan Natal dan sebagainya

Allah berfirman;

وَالَّذِينَ لَا يَشْهَدُونَ الزُّورَ وَإِذَا مَرُّوا بِاللَّغْوِ مَرُّوا كِرَامًا

72. dan orang-orang yang tidak menghadiri perbuatan dosa, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya. (Al-Furqan 72)

قال الحافظ ابن كثيرٍ رحمه الله في تفسير هذه الآية: قال أبو العالية و طاوس ومحمد بن سيرين والضحاك والربيع بن أنس وغيرهم: هي أعيادُ المشركين

Al-Hafidz Ibnu Katsir berkata mengenai tafsir ayat ini; “Berkata Abul-Aliyah, Thawus. Muhammad bin Sirin, Dhahhak, dan Rabi’ bin Anas ; Ia (Zuur) adalah hari raya kaum musyrikin.” « Read the rest of this entry »

Penghapus Dosa

March 25, 2011 § 1 Comment

Artikel ini telah dibuat Ebook

بسم الله الرحمن الرحيم

Dosa-dosa yang kita lakukan biarpun teramat sangat banyaknya, ternyata bisa dihapus oleh Allah karena fadlNya dengan tiga perkara. Yang pertama tentunya dengan bertaubat, sedang yang kedua adalah amal saleh, dan yang ketiga adalah musibah yang diterima dengan sabar.

1-Bertaubat kepada Allah

a-Ayat-ayat dan hadist yang menganjurkan untuk bertaubat

Allah berfirman :

إِنَّمَا التَّوْبَةُ عَلَى اللَّهِ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السُّوءَ بِجَهَالَةٍ ثُمَّ يَتُوبُونَ مِنْ قَرِيبٍ فَأُولَئِكَ يَتُوبُ اللَّهُ عَلَيْهِمْ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا ، وَلَيْسَتِ التَّوْبَةُ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السَّيِّئَاتِ حَتَّى إِذَا حَضَرَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ إِنِّي تُبْتُ الْآنَ وَلَا الَّذِينَ يَمُوتُونَ وَهُمْ كُفَّارٌ أُولَئِكَ أَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا

Sesungguhnya Taubat di sisi Allah hanyalah bagi orang-orang yang mengerjakan kejelekan lantaran kejahilan, yang kemudian mereka bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima Allah Taubatnya; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Dan tidaklah Taubat itu diterima Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejelekan-kejelekan hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, (barulah) ia mengatakan : “Sesungguhnya saya bertaubat sekarang.” Dan tidak (pula diterima Taubat) orang-orang yang mati sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan siksa yang pedih. (Annisa’ 18-19) « Read the rest of this entry »

Ingatlah Tuhanmu Ketika Kamu Lupa

January 19, 2011 § Leave a comment

Ini adalah beberapa tafsiran dan juga pengamalan potongan  ayat  24 surat Al-Kahfi yaitu ;

وَاذْكُرْ رَبَّكَ إِذَا نَسِيتَ

Ingatlah Tuhanmu ketika kamu lupa

Semoga bermanfaat…

1-Ketika lupa mengucap insyaallah maka ucapkanlah Insyaallah

Abul-Aliyah dan Hasan Al-Basri berkata ; ketika engkau lupa ber-Istitsna’ (membaca insyallah) maka ucapkanlah ketika engkau mengingatnya. Begitu pula yang diutarakan Ibn Abbas

Ditafsiri demikian karena memandang lafadz  sebelumnya yakni lafadz ;

وَلَا تَقُولَنَّ لِشَيْءٍ إِنِّي فَاعِلٌ ذَلِكَ غَدًا (23) إِلَّا أَنْ يَشَاءَ اللَّهُ

Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu: “Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi, kecuali dengan menyebut “Insyaallah” « Read the rest of this entry »

Ghibah

November 1, 2010 § Leave a comment

Sebuah penyakit yang sangat sulit dihindari dalam bermasyarakat dan sering kali kita remehkan bahayanya adalah ghibah.

Ketahuilah ketika kita mengatakan ; fulan rambutnya keriting, atau kulitnya hitam, atau si fulan suka tidur, atau makannya rakus, si fulan anak gelandangan, si fulan lembek jalannya, dan sebagainya, dimana hal tersebut jika diketahui oleh si fulan niscaya ia tidak suka dan benci, maka berarti kita telah berghibah terhadapnya. Sesuai dengan pengertian ghibah yang telah disampaikan bahwasanya ghibah adalah ; menyebut sesama muslim dengan sesuatu (berupa aib) yang ia benci.

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « أَتَدْرُونَ مَا الْغِيبَةُ ». قَالُوا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ. قَالَ « ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ ». قِيلَ أَفَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ فِى أَخِى مَا أَقُولُ قَالَ « إِنْ كَانَ فِيهِ مَا تَقُولُ فَقَدِ اغْتَبْتَهُ وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِيهِ فَقَدْ بَهَتَّهُ »

Dari Abu Hurairah Ra ; Bahwasanya Rasulullah Saw bersabda : “Apakah kalian mengetahui apa itu ghibah?”. Para sahabat berkata ; “Allah dan Rasulnya lebih mengetahui”. Rasul saw berkata ; “Menyabut saudaramu dengan perkara yang ia benci”. Dikatakan ; “Bagaimana menurut engkau jika pada saudaraku terdapat apa yang aku ucapkan?”.  Rasul Saw menjawab ; “Jika di dalamnya terdapat apa yang kamu ucapakan maka engkau telah menghibahnya, dan jika tidak terdapat apa yang kau ucapkan maka engkau benar-benar telah membuat kebohongan terhadapnya (yakni ; jika perkataan itu tidak benar, berarti telah berbohong sekaligus berghibah)”. (HR. Muslim) « Read the rest of this entry »

Bahaya Berbuat Dosa

March 7, 2010 § Leave a comment

Bismillahirrahmanirrahim…

Ketahuilah bahwasanya dosa sekecil apapun mampu menjerumuskan kita kedalam abadinya api neraka. Naudzu billah min dzalik…

Allah berfirman  :

بَلْ طَبَعَ اللَّهُ عَلَيْهَا بِكُفْرِهِمْ فَلَا يُؤْمِنُونَ إِلَّا قَلِيلًا

Bahkan, sebenarnya Allah telah mengunci mati hati mereka karena kekufurannya, karena itu mereka tidak beriman kecuali sebahagian kecil dari mereka (Annisa’ 155)

Ayat diatas menunjukkan bahwa dosa mampu menjauhkan dari iman.

كَلَّا بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka kerjakan  itu telah menutupi hati mereka. (Al-Muthoffifiin 14) « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with dosa at Spirit Islam Inside.