Tentang Ilmu dalam Al-Quran bag. 4

March 20, 2017 § Leave a comment

Pembahasan keempat: Ilmu yang harus diutamakan

Ilmu yang harus diutamakan tak lain dan tak bukan adalah ilmu Al-Quran, dan Hadits. Yang demikian karena Al-Quran mengandung ilmu yang datang langsung dari Allah, seperti yang Allah firmankan:

لَكِنِ اللَّهُ يَشْهَدُ بِمَا أَنْزَلَ إِلَيْكَ أَنْزَلَهُ بِعِلْمِهِ وَالْمَلَائِكَةُ يَشْهَدُونَ وَكَفَى بِاللَّهِ شَهِيدًا

 Tetapi Allah bersaksi dengan apa (Al Quran) yang ia turunkan kepadamu. Allah menurunkannya beserta ilmu-Nya; dan malaikat-malaikat pun menjadi saksi. Cukuplah Allah yang mengakuinya. (An-Nisa 166)

Sedang Hadits yang merupakan ucapan maupun perbuatan Rasul pada hakikatnya adalah pelaksanaan dari ilmu-ilmu yang terkandung dalam Al-Quran. Suatu ketika siti ‘Aisyah ditanya tentang Akhlaq Rasul Saw, lalu ia menjawab; “Akhlaq Rasul adalah Al-Quran , tidakkah kau membaca firman Allah; “Sesungguhnya Engkau (Muhammad) diatas akhlaq yang agung” (Surat Nun 4). « Read the rest of this entry »

Menjadi Santri; Menjadi Mukmin Sejati

February 19, 2015 § Leave a comment

Bismillah….

Sebuah pemikiran saya tentang reformasi pesantren di Indonesia, agar pesantren tidak jadi tempat penetasan telur kadal-kadal liberal…

Sekelumit tentang pesantren

Pesantren atau pondok pesantren adalah sekolah Islam berasrama, para pelajar pesantren disebut santri. Kata santri menurut profesor Johns berasal dari bahasa Tamil yg berarti guru mengaji. Sedang kata pondok berasal dari bahasa arab funduq yg berarti hotel atau asrama. Selain itu kata santri juga bermakna orang Islam yang taat, sebagai lawan kata Abangan, inilah yang akan ditekan pada pembahasan ini. Tujuan dari didirikannya pesantren adalah untuk mendidik dan menempa kader dakwah, yang mengajarkan Islam, menjaga dan membela agama agar Indonesia menjadi Negara Islam yang kaffah. « Read the rest of this entry »

Kumpulan Kitab Ibn Hajar

November 6, 2010 § Leave a comment

Ibnu Hajar Al ‘Asqalani (ابن حجر العسقلانى). Beliau dilahirkan tanggal 22 Sya’ban tahun 773 Hijriyah dipinggiran sungai Nil di Mesir. Tempat tersebut dekat dengan Dar An-Nuhas dekat masjid Al- Jadid. Beliau adalah seorang ahli hadits. Salah satu karyanya yang terkenal adalah adalah kitab Fath al-Bari (Kemenangan Sang Pencipta), yang merupakan syarah kitab shahihnya Imam Bukhari dan disepakati sebagai kitab penjelasan yang paling detil yang pernah dibuat.

Al-Iraqi berkata “Ia adalah syaikh, yang alim, yang sempurna, yang mulia, yang seorang muhhadits (ahli hadist), yang banyak memberikan manfaat, yang agung, seorang Al-Hafizh, yang sangat bertakwa, yang dhabit (dapat dipercaya perkataannya), yang tsiqah, yang amanah, Syihabudin Ahmad Abdul Fadhl bin Asy-Syaikh, Al-Imam, Al-Alim, Al-Auhad, Al-Marhum Nurudin, yang kumpul kepadanya para perawi dan syaikh-syaikh, yang pandai dalam nasikh dan mansukh, yang menguasai Al-Muwafaqat dan Al-Abdal, yang dapat membedakan antara rawi-rawi yang tsiqah dan dhoif, yang banyak menemui para ahli hadits,dan yang banyak ilmunya dalam waktu yang relatif pendek. ” « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with Hadits at Spirit Islam Inside.