Iman dalam Al-Quran bag. 5 (Hubungan Antara Iman dan Ilmu)

September 22, 2017 § Leave a comment

Cinta_Sunnah_Kitab_Hadits_ShohihPembahasan kelima: Menumbuhkan Pohon Iman; Hubungan Antara Iman dan Ilmu

Adapun air bagi tanaman, maka sebuah tanaman tak akan bisa tumbuh tanpa adanya air yang tersiram. Dan bagi pohon iman, air itu adalah ilmu, Rasul Saw bersabda:

إِنَّ مَثَلَ مَا بَعَثَنِيَ اللهُ بِهِ عَزَّ وَجَلَّ مِنَ الْهُدَى، وَالْعِلْمِ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَصَابَ أَرْضًا، ِ

Permisalan petunjuk dan ilmu yang Allah mengutusku dengannya adalah bagai hujan yang mengenai tanah. (Bukhari-Muslim)

Dalam berapa ayat Al-Quran, kita akan menemukan bagaimana Allah menghubungkan Ilmu –utamanya ilmu Al-Quran, sebagai air hujan. Seperti dalam surat An-Nahl ketika Allah menyebut tentang turunnya Al-Quran, maka ayat berikutnya menyebut tentang hujan. « Read the rest of this entry »

Iman dalam Al-Quran (Bag. 2)

August 13, 2017 § Leave a comment

quranmuhammad

Pembahasan kedua: iman dari segi Syari’at

Iman dalam Istilah Syariat adalah percaya dengan hati dan lisan, dan taat dengan menjalankan perintah Allah dan RasulNya, serta menjauhi larangannya. Adapun Dalil adanya Iman adalah dengan hati adalah Firman Allah:

يَا أَيُّهَا الرَّسُولُ لَا يَحْزُنْكَ الَّذِينَ يُسَارِعُونَ فِي الْكُفْرِ مِنَ الَّذِينَ قَالُوا آمَنَّا بِأَفْوَاهِهِمْ وَلَمْ تُؤْمِنْ قُلُوبُهُمْ

Hari Rasul, janganlah hendaknya kamu disedihkan oleh orang-orang yang bersegera (memperlihatkan) kekafirannya, yaitu diantara orang-orang yang mengatakan dengan mulut mereka:”Kami telah beriman”, padahal hati mereka belum beriman; (Al-Maidah 51) « Read the rest of this entry »

Iman dalam Al-Quran (bag. 1)

August 6, 2017 § Leave a comment

makiyah-madaniyah-2-e1466563982670

Pembahasan pertama: iman dari segi Bahasa

Dari segi Bahasa Iman berasal dari kata أمن (amina) yang berarti aman. Kata آمنه (Aamanahu) berarti memberi aman, dari sini salah satu nama Allah berasal  المؤمن (Al-Mukmin), yang berarti Dzat yang memberi aman. Sedangkan  آمن به (Aamana bihi) berarti percaya yang disertai rasa aman, dan آمن له (Amana lahu) berarti percaya yang selain disertai rasa aman, juga disertai persetujuan atau sikap tunduk. Bisa dikatakan bahwa  (آمن) Aamana asal maknanya berarti masuk kedalam kondisi aman, seperti  (أصبح) Ashbaha dan (أمسى) Amsaa, yang berari masuk kedalam waktu pagi atau sore. Dari sini  (آمن) Aamana punya makna percaya, karena adanya rasa aman adalah jika ada kepercayaan, dan tidak mungkin orang merasa aman tentram ketika masih ada keraguan.

Dalam penggunaannya kata (آمن به) Aamana bihi (dengan huruf bak) digunakan pada berita-berita, karena itu ia digunakan untuk hal-hal yang wajib diimani dalam syari’at, seperti firman Allah: « Read the rest of this entry »

Tentang Ilmu Dalam Al-Quran bag.8

April 29, 2017 § Leave a comment

Pembahasan kedelapan: Bagaimana Al-Quran mendorong manusia untuk belajar

Allah berfirman:

وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا

Dan katakanlah: “Ya Rabbku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan. (Thoha 114)

Selain menyebut-nyebut fadlilah ilmu –seperti yang telah kita sebut diantaranya, Al-Quran juga menganjurkan dengan sangat agar manusia mau belajar. Hal ini dapat kita lihat ketika kita menelaah Al-Quran, dapat kita temukan bagaimana Allah menganjurkan kita untuk menggunakan segenap kemampuan panca indra kita untuk belajar. « Read the rest of this entry »

Tentang Ilmu dalam Al-Quran (Bag. 3)

March 7, 2017 § Leave a comment

Pembahasan ketiga:
Ilmu sebagai bekal hidup di dunia, dan tolok ukur derajatnya.

Hal ini seperti terlihat dari kisahnya Nabi Adam, ketika Allah mencanangkan akan membuat makhluk yang dijadikan Khalifah di dunia, para malaikat “memprotes”: Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan di dalamnya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Allah berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” Kemudian untuk menyiapkan Adam sebagai Khalifah Allah mengajarinya nama-nama dari segala sesuatu, kemudian Allah tunjukkan kemampuan Ilmu Nabi Adam di hadapan para malikat: « Read the rest of this entry »

Tentang Ilmu dalam Al-Quran (Bag. 2)

February 12, 2017 § Leave a comment

810Pembahasan kedua:  Ilmu dan Rasa Takut pada Allah

Allah berfirman:

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجْنَا بِهِ ثَمَرَاتٍ مُخْتَلِفًا أَلْوَانُهَا وَمِنَ الْجِبَالِ جُدَدٌ بِيضٌ وَحُمْرٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهَا وَغَرَابِيبُ سُودٌ ۞ وَمِنَ النَّاسِ وَالدَّوَابِّ وَالْأَنْعَامِ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ كَذَلِكَ إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ

Tidakkah kamu melihat bahwasanya Allah menurunkan hujan dari langit lalu Kami hasilkan dengan hujan itu buah-buahan yang beraneka macam jenisnya. Dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warnanya dan ada (pula) yang hitam pekat. (Fathir 27-28) « Read the rest of this entry »

Tentang Ilmu dalam Al-Quran (Bag. 1)

February 10, 2017 § Leave a comment

Bismillah…unnamed

Pembahasan pertama: Ilmu dan Syahadat

Allah berfirman:

شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ وَالْمَلَائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

Allah bersaksi bahwasanya tidak ada Ilah kecuali Dia (yang berhak disembah), Yang menegakkan keadilan, dan para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga bersaksi yang demikian itu). Tak ada Ilah kecuali Dia (yang berhak disembah), Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Ali Imron 18)

Ayat diatas menunjukkan pengakuan Allah atas Syahadat (kesaksian) Ahli Ilmu, mengapa? Karena kesaksian bukanlah sekedar ucapan pernyataan, dalam hal ini pernyaatan bahwa tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali Allah, akan tetapi kesaksian adalah pernyataan yang dibarengi dengan Ilmu (pengetahuan), « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with kajian tafsir at Spirit Islam Inside.